Iska Fanfiction: Sacrifice Living PART 4

Jumat, 14 April 2017

Sacrifice Living PART 4



SACRIFICE LIVING


Title : Sacrifice Living
Author : Iska Chan
Cast : Semua ada didalam cerita
Genre : Life,Romance, Sad
Rating : PG-17++
Leght : Chapter

----- -----


PART 4

Semenjak kejadian itu, Sea jarang sekali terlihat. Bahkan kabar yang Alyssa dengar kalau Sea tidak masuk kampus selama 3 hari. Alyssa mencoba menghubungi Sea namun tidak pernah tersambung bahkan pesan yang ia kirim pun tidak pernah terkirim.


Nomor yang anda tuju sedang berada diluar jangkauan
Silahkan tunggu beberapa saat lagi..

TUTT…TUUTT…TUTT…

“Gimana? Bisa?” Ucap Lydia

“Nomernya gk bisa dihubungi..” Jawab Alyssa


Lydia,Lucy,Elena dan Vanessa pun membuang nafas lesu. Terlihat dari raut wajah mereka,kalau mereka sangat tidak bersemangat. Sea yang tiba-tiba menghilang tanpa memberi kabar sama sekali. Sampai sahabt-sahabatnya pun jadi kawatir.

“Sebernarnya Lu ada masalah apa sih sama Sea?! Kok dia tiba-tiba ngilang tanpa ada kabar.. dan kalian berdua tuh gak crita sama kita-kita tuh sebenernya ada apa!?” Kata Lucy yang mulai menggunakan nada tinggi.


Alyssa yang mendengar ucapan Lucy hanya diam saja.Alyssa bahkan membuang muka menghindari tatapan Lucy.

“ALYSSA!!” Kali ini Lucy berteriak

“Hei hei Lucy Lucy udah..udah jangan emosi..” –Vanessa

“Gimana gak emosi, orang dia diem aja! Gak crita sama kita-kita ..emang kita dianggap apaan?!”

“Hussss Lucy Lucy stop ..oke.. kita bisa bicara baik-baik. Jangan tambah jadi makin panas..” –Vanessa

“Siapa yang nambah makin panas?! Lu juga ngrasa sendiri kan?!”

“Iya gua tau, tapi bukan begini caranya?!”

“WOI.. Kok kalian malah jadi berantem sih?! Duduk diem napa!” Ucap Elena.

Lucy dan Vanessa pun akhirnya menuruti apa kata Elena.
Lydia yang melihat saja hanya menggeleng-gelengkan kepalanya lalu mengelus-elus jidatnya sendiri.

“Alyssa…” –Elena

“Kalau kalian pingin tau apa masalahnya.. Tanya aja sama Albern.Dia yang lebih tau.” Ucap Alyssa

“Albern?” Serentak Elene.Lydia,Lucy dan Vanessa

Alyssa hanya mengangguk pelan lalu membereskan buku-bukunya.

“Lo mau kemana?” Ucap Lydia.

“Gua ada kelas.Gua duluan..”

“Lhaaaa…. “

Namun saat Alyssa berdiri dan berbalik, tiba-tiba Alyssa dikejutkan dengan sosoknya Sea.

“SEA??!” Serentak Elena,Lucy dan Vanessa.

Namun Lucy hanya berdiri menatap Alyssa dengan diam dan tanpa berekspresi apa-apa. Hanya biasa saja.

“S-Se… lo kenapa 3 hari gak masuk? “ Tanya Alyssa dengan lembut.

“Apa urusannya sama lo?” Jawab Sea dengan ketus.

Alyssa dan sahabat-sahabatnya pun kaget mendengar jawaban Sea yang begitu  ketusnya.

“Sea..lo masih marah sama gua? Kan gua gak ….”

“Cabut sanah!.. Gua lagi gak pingin liat muka lo..”

Alyssa semakin dibuat shock oleh Sea. Alyssa dan sahabtnya yang lain tau betul kalau Sea yang sebenarnya bukan lah Sea yang seperti ini. Sea yang selalu ceria dan cerewet tapi ini… jauh berbeda dari sifat Sea yang aslinya.

Jiwa yang satunya telah keluar.
Tapi sejak kapan?..
Ucap Alyssa didalam hati.

Lucy,Vanessa,Elena dan Lydia hanya bisa bengong melihat Sea yang seperti itu.
Mereka takut kalau sedikit saja salah bicara, bisa-bisa kena semprot juga.


-SKIP-


Saat istirahat di kantin..

Terlihat Jayden,James,Victor,Lucy,Lydia dan Alyssa sedang makan bersama . Suasana yang biasanya ceria dan penuh canda tawa, kini menjadi agak sunyi dan tidak banyak bicara.

“EHEM!! Sunyi amat yah kaya kuburan..” Ucap Jayden membuka pembicaraan.

“Ramein dong kalau gitu..”Kata Lydia yang ikut-ikutan.

“Caranya?” -Jayden

“Main bakar-bakaran dong “ -Lydia

“Njirr… mati semua dong?” -Jayden

“Ya jangan dibakar semuanya lah..” –Lydia

Bahas apaan sih?
Malah bakar-bakaran.. dikira lagi pesta Barbeque apa?
Ucap James didalam hati

“Alyssa? Tumben lu diem aja.. ngomong dong cantik hihi” Rayunya Jayden sambil mepet-mepet Alyssa.

Alyssa yang saat itu hanya diam dan melirik Jayden.

“Ya ampun..biasa aja kali mliriknya. Gua gak akan gigit kok.suerr deh “ –Jayden

“Gigit juga boleh wkwk” Ucap Victor.

“Njir.. jangan buka buka kartu “Jawab Jayden.

“Masih siang Jay.. jangan kumat dulu..” Ucap lucy.

“Dih..gua gak gila kali -_- “

Victor dan Lucy tertawa geli.
Tiba-tiba muncullah Albern untuk bergabung.

“Gua boleh gabung gak?” Ucap Albern yang sudah berdiri dibelakang Lydia sambil membawa makanannya

“Hallo bro.. lama gak muncul.Kemana aja lu?” Ucap James sambil menarik Albern duduk disebelahnya.

“Banyak tugas hehe” Jawab Albern

“Yakin? Muka lu gak meyakinkan..” –James

“Jams..dia baru datang kali.. udah main curiga aja..”Ucap Lydia.

“Ngomong-ngomong Sea kemana? Kok dia gk muncul-muncul. Biasanya dia ada dimana-dimana.” –Jayden.

“Itu yang kami pertanyaan..” –Lydia

“Albern,Alyssa ..kalian tau dimana Sea? Biasanya kan kalau gak nempel sama Albern pasti sama Alyssa..” –Jayden

Albern dan Alyssa hanya diam tanpa kata.
Mereka tidak tau apa yang harus dijelaskan dan dari mana mereka menjelaskan.
Namun tiba-tiba Sea datang melintas. Lucy yang melihat Sea melintaspun langsung memanggil Sea.

“Sea !! duduk sini ^^” Ucap Lucy.
Sea yang tengah berjalan akhirnya berhasil menghentikan langkahnya.

“Mau sih.. tapi gua gak suka karena ada….” –Sea

“Ada siapa?” –Victor.
Sea menatap tajam kearah Alyssa .
Alyssa yang tau code tersebut pun langsung tau apa maksudnya.
Alyssa lalu beranjak dari tempat duduknya.

“Gua cabut duluan yah…”Ucap Alyssa lalu pergi.

“Lahh kok? Cepet banget mau kemana?” –Jayden
“Alyssa..” –Lydia

Alyssa sama sekali tidak mendengarkan kata Jayden dan Lydia.Ia terus berjalan menjauhi diri dari teman-temannya.

“Alyssa itu kenapa sih? Perasaan dari kemarin dia banyak diemnya?” Ucap James penasaran.

“Selamat yah Albern atas jadian lo sama Alyssa?” Ucap Sea

“Hah?” –Albern

“Albern jadian sama Alyssa?” Serentak Jayden,Lydia,James,Victor dan Lucy.

“Se-serius??” –James

“Sejak kapan?” SerentakVoctor dan Lucy

“Loh kok lu gak crita sih sama kita-kita?” Ucap Lydia.

“Oii Sea.. maksudnya apaan nih?!” Ucap Jayden

“3 Hari yang lalu.. gua liat sendiri dengan mata kepala gua kalau Albern nembak Alysa dideket tangga..” –Sea

“Tapi kan gua gak jadian sama Alyssa… dia aja gak jawab!” Albern mulai terpancing emosi.

“Iyah tapi kan lo udah nyatain..jujur aja kenapa?” –Sea

“Pantesan aja Alyssa diem aja gak mau crita..” Ucap Lucy.

“Denger ya semuanya.. gua.. gak jadian sama Alyssa. Emang gua nyatain perasaan gua sama dia tapi kita gak jadian,lagian kan Alyssa gak nrima gua..” Ucap Albern menegaskan.

“Sejak kapan lo naksir sama Alyssa?” –Jayden


“Sejak gua pertama kali ketemu sama Alyssa.. “

“Suruh siapa lu naksir Alyssa?”-Jayden

“Jay..udah deh jangan emosi dulu… dan lu Sea, maksudnya apan sih lu ngomong kaya gini?” -Lydia

“Emang gua udah salah ngmng yah?”

“Ya enggak cuman kan lu bisa selesain sendiri smaa Albern dan Alyssa dan gak perlu bawa-bawa sampai bikin kita-kita tuh salah paham…” –Lydia

“Lo kok bela Alyssa sih?
“Gua gak bela dia !! Gua Cuma…. Ayolah jangan kaya gini, kita kan temenan lagian ..”

“Brisik banget sih lu!” Ucap Sea memotong ucapan Lydia lalu berdiri dari tempat duduknya dan pergi begitu saja.

Waduhh bisa gawat nih kalau begini caranya.        
Kepribadian gandanya Sea udah muncul. Bentar lagi bakal jadi perang badai
Ucap James didalam hati.

Namun ketika Sea akan pergi,tiba-tiba dikagetkan dengan sosok Nancy yang muncul secara tiba-tiba.

“Hai Sea ^^.. mau kemana? Buru-buru amat sih?” Ucap Nancy

Njirr.. si makhluk astral datang -_-
Serentak James, Albern, Jayden dan Victor.

“Ngapain lo kesini? Emang kita undang lo?” –Sea

“Loh emang salah ya kalau aku mau ngobrol sama kalian?”-Nancy

“Salah banget!!” –Sea

Persetan !! Ni bocah baru makan apaan jadi ngotot banget kaya gini
Ucap Nancy didalam hati

“Muka lo kenapa? Tegang banget sih?”

“Apa urusannya sama lo?”

Waduhh jadi panas
Ucap Lydia didalam hati

“Enggak ada sih, cuman biasa aja kali muka lo itu “

“Gua dah biasa, lo aja yang sok nge-dramatis!!”

“Lu pikir siapa? Gak usah nasihatin gua deh!! Orang terlahir dengan kepribadian ganda kok bangga !! IIHHH Gak banget yah… aduhh gua jadi inget nih soal kekasih lo.. wahh padahal tinggal selangkah lagi yah, tapi malah orang yang lo bangga-banggain ternyata naksir orang lain wkwkwk ya ampun kasihan banget sih lu Sea.. makannya jadi orang…”

PLLAAAAAKKK!!!!

DEG !

ALAMAKK!!
Udah mulai main tangan nih
Ucap James didalam hati

Sea memotong perkataan Nancy dengan cara menampar Nancy dengan begitu keras. Sampai pipinya merah bekas tamparan dari tangan Sea
Teman-temannya pun sampai shock juga melihat Sea yang begitu berani dengan Nancy tanpa berpikir panjang.

“Mulut loh itu ternyata udah busuk, gak dirawat, akhirnya karatan  perlu dibersihin tuh biar gak busuk!! NGERTI?!!” Ucap Sea sambil nunjuk2 ke arah pipi Nancy setelah itu pergi.

Ba*&*%$T !! Awas yah lo Sea.. gua buat lo nyesel dengan perkataan lo barusan!
Lo berani buat malu gua kaya gini!
Ucap Nancy didalam hati dengan sangat dendam

Diam-diam, Victor,Jayden,James,Albern,Lucy dan Lydia sudah kabur duluan secara diam-diam tanpa sepengatuhan Sea dan Nancy.


-SKIP-


Ting..tong..ting..tong..

Bel pulang pun berbunyi. Senang rasanya kalau mendengar bel pulang. Namun siapa sangka kalau hari ini akan turun hujan. Vanessa,Elena dan Lucy sedang berjalan menuju ke bagian locker. Tidak disangka mereka ketemu Alyssa sendirian dengan wajah sedihnya didepan lockernya tanpa dia membuka lokernya. Lalu mereka menghampiri Alyssa.

“Woii.. bengong aja lu. Ntar kesambet loh “ Ucap Vanessa dengan menepuk pelan bahu kiri Alyssa

“Iya nih galau kali dia.. orang dia harus mutusin antara orang yang dia cinta atau yang disayangnya..hihi” Ucap Elena

“Parah kalian. Dah tau Alyssa sedih bukannya dihibur kek” Kata Lucy

“Ini juga lagi hibur kale..” Jawab Elena

Lucy pun diam melihat mereka kompak.

“Makasih yah teman-teman udah mau hibur gua ^^” Kata Alyssa

“Haha sia-sia kalian hibur Alyssa, yang bisa hibur dia kan cuman Sea kali” –Lucy

“Usaha kale..?” –Vanessa

“Kangen sama Sea yah?” –Elena

“Iya.. biasanya kalau lagi gini dia datang dan triak-triak gak jelas dan buat gua ketawa..” Jawab Alyssa dengan sedih

Vanessa,lucy dan Elena pun ikut sedih melihat sahabatnya sedih mengingat Sea.
Pas mereka mau pulang, tiba-tiba saja mereka baru tersadar kalau diluar ternyata sedang hujan lebat. Sehingga mereka harus mencari payung.

“Pada bawa payung? Gua lupa bawa nih..” –Vanessa

“Waaaah lupa bawa payung juga..” –Lucy

“Gua bawa payung kok, ada di loker gua” –Elena

“Ada berapa?” –Lucy

“Ada satu, tunggu gua ambil dulu..” –Elena

Sambil nunggu Elena ambil payung, Vanessa menanyakan hal yang sama ke Alyssa.

“Alyssa, lu bawa payung?”

“Bawa kok..” –Alyssa

“Gua nebeng yah? Masa lu tega liat gua hujan-hujanan? T.T “ –Vanessa

“Hemm… boleh deh. Tapi bayar yah 5000 permenit”

“Njir malah kena palak Alyssa -_- “

“Mau enggak nih?”

“Ya ellah masa gitu sama sahabat lu sendiri..”

“Hahaha bercanda gua.. tunggu ya gua buka dulu lokernya..”
Alyssa pun langsung membuka lokernya, namun tiba-tiba…

SRAAKKKKK

Puluhan lembar kertas jatuh berhamburan dari loker Alyssa. Alyssa, Lucy dan Vanessa sangat kaget mendapat kejutan dari sebuah lembaran kertas yang tiba-tiba terjatuh dari loker Alyssa.

“Ya ampun Alyssa.. ternyata lo males banget yah? Sampai berhamburan begitu?” Ucap Vanessa

“Perasaan kemarin gua udah ngrapiin deh..” Jawab Alyssa

“Kita jadi punya kerjaan deh” Ucap Lucy

“Sorry hehehe..” –Alyssa

Alyssa, Vanessa, dan Lucy pun cepat-cepat membereskan lembaran kertas itu yang berhamburan kemana-mana. Namun alangkah kagetnya ketika mendengar ada seseorang yang ngomong..

“Hei bukannya ini lembar jawaban ujian semester kemarin yah?”

“Wahh iya.. kok bisa ada diloker Alyssa? Jangan-jangan…”

“Wahh gua gak nyangka kalau dia pinter ternyata karena mendapatkan ini?”

“Iiiihhh curang dong kalau gitu?”

Vanessa,dan Lucy pun cepat-cepat cek satu persatu lembaran tersebut. Dan ternyata…

“Alyssa ini maksudnya apaan? Kenapa semua lembar jawaban ujian kemarin dan tahun yang lalu-lalu ada diloker lo?” Uca Vanessa dengan shock

“Tu-tunggu…”

“Lyss.. lu enggk…” Lucy tak sanggup melanjutkan kata-katanya.

“Njirr! Gila lu ya Lyss!! Jadi selama ini lu dapat peringkat 1 sekampus terus karena lo dapat lembar jawaban ini?!! Lo..lo kok gitu sih!!” Lucy yang mulai emosi.

Elena yang sudah dapat payung pun melihat ada keributan dan langsung menghampirinya..

“Loh ada apa ini? Ini kertas apaan? Kok banyak banget?”

“Elena, Vanessa kita balik aja.. kita satu payung bertiga aja. Males gua satu payung sama penipu!!” Ucap Lucy lalu melempar kertas jawaban itu kearah Alyssa lalu pergi.

“Alyssa coba lo jelaskan sekarang kenapa semua lembar jawaban ujian dari tahun lalu-lalu bahkan sampai ujian kemarin ada di loker lo?!” -Elena

“Eh bentar.. gua gak nyontek dan ini bukan milik gua..” Jawab Alyssa dengan tubuh yang bergetaran.

“Gimana lo bisa bilang kalau ini bukan milik lo? Jelas-jelas ini ada diloker lo!!” Teriak Elena

“Iya tapi kan ini…”

“Gua kecewa sama lo Lyss. Seorang Alyssa yang selalu menjadi idola kampus dan selalu diidam-idamkan oleh banyak orang ternyata… Lo tenar dengan jawaban un ini? Lo dapat dari mana hah!!” –Elena

“Itu bukan milik gua!! Gua juga gak tau kalau ini semua bisa aja diloker gua..” Jawab Alyssa dengan berlinang air mata

“Serah lu deh! Yuk kita cabut aja Elena..” Ucap Vanessa lalu pergi mengajak Elena. Elena pun mengikuti apa kata Vanessa.

“Elena!! Vanessa!!” Serunya Alyssa. Namun mereka tetap berjalan lurus tak menghiraukan Alyssa sama sekali.

Njirr!! Gua ini kenapa sih!
Maih ada aja masalah yang datang!..
Ucap Alyssa didalam hati dengan kesal.

Semua orang yang disekitar Alyssa saling berbisik-bisik dan memandang dengan pandangan mata yang aneh. Ini semua diluar dugaan Alyssa. Dia benar-benar tidak menyangka kalau akan terjadi seperti ini. Tapi siapa pelakunya yang telah meletakan semua lembar jawaban ujian tersebut diloker Alyssa?
Ia juga sempat bingung, setau Alyssa tidak ada seorang pun yang punya kunci loker Alyssa kecuali Alyssa sendiri.

Satu masalah belum selesai, tambah satu masalah lagi.

Gosip tersebut pun akhirnya cepat sekali tersebar luas kemana-mana. Belum juga ada 2 harisudah tersebar ke seluruh penjuru kampus. Bahkan sampai ke telinga para dosen.
Dan semenjak kejadian tersebut pula, Sea semakin menjauh, bahkan Elena, Vanessa, dan Lucy juga menghindari kontak dengan Alyssa. Hanya Lydia dan Jayden yang masih terlihat lumayan sering mendekati Alyssa.

Semenjak kejadian itupun Alyssa menjadi bahan bulian. Sampai ia dibuli dimedia sosial seperti facebook,instagram,dan twitter dengan memberikan komentar kata-kata pedas akibat kebanyakn cabe XD *EHHH! *

Bukti Alyssa dibuli.
Pertama setiap ia akan masuk kekelas, selalu saja ada tulisan kasar yang dipajang dipintu

ALYSSA SI RATU PENIPU dilarang masuk!!
WANTED!! WANTED!!

Dikira gua teroris kali pakai acara Wanted segala -_-

Namun Alyssa tidak menghiraukan hal tersebut.
Kedua, setiap Alyssa akan duduk di tempat duduk favoritnya dikelas, selalu ada-ada saja yang jahil.Bermula dari bangkunya yang hilang, meja dan kursi dicorat-coret dengan spidol permanen, bahkan sampai ada yang melumuri lumpur dan sampah.

Ketiga, setiap ia membuka lokernya, selalu saja ada surat cinta yang menyakitkan ditulis dengan kata-kata kasar. Bahkan dipintu lokernya pun tertulis dengan spidol permanen…

Alyssa jelek!! Si muka oplas !!
Alyssa Busuk !!

Alyssa penipu!!
Mati aja lo sanah!!
Pergi ke laut aja lo biar tenang!!
Jadi orang jangan sok cantik!!
AWAS PENYEBAR VIRUS!!
                   
Ya ampun jahatnya… yang menulis semua ini T.T.

Belum lagi para cewe-cewe yang suka bergosi tentang Alyssa  baik itu pagi hari,siang,sore bahkan sampai pulang kampus pun ada.

“Eh itu tuh si ratu penipu!!”

“Udah ah gua males bahasnya..”

“ Gua gak nyangka banget masih ada yah orang yang kaya gitu.. pintar karena dapat bocoran jawaban. Klau kaya gitu juga gua bisa kali juara no 1 tingkat nasional”

“Husstt! Jangan kenceng-kenceng ntar dia denger loh… eh jangan-jangan muka dia oplasan hiii~”

“Serem yah? Kira-kira kaya gimana yah bentuk aslinya ckck”

“Udah yuk aha pergi keburu kita kena semprot wkwk

Njirr! Muka gua sampai dibilang oplas -_-
Kalau ini lagi didunia Harry Potter, gua bakal mantrai mereka Avada Kadavra biar mati terkutuk tanpa luka.. langsung ancur sekalian -_-
Kalau gak, langsung tulis nama mereka dibuku deathnote -_-

Lalu yang keempat, dikantin Alyssa selalu saja tidak dapat jatah tempat duduk yang bisa ia duduki.

Kalau gua tau bakal kaya gini, mendingan gua tidur aja diapartemen dan gak usah masuk ke kampus lagi.

Gak taunya pas balik badan, ketemu den sama Sea.

Dih!! Kenapa sih gua selalu aja ketemu sama ini orang!
Demen banget apa dia sama gua? Sampai-sampai muncul terus didepan gua!
Ucap Sea didalam hati

Sea lalu berjalan lurus melewati Alyssa tanpa menoleh maupunmelirik sedikit saja ke Alyssa. Ketika Alyssa berbalik dan hendak memanggil Sea, tiba-tiba…

“DORRR!!! ALYSSA!! ^^” Teriak Nancy yang muncul tiba-tiba didepan Alyssa.

Ni lagi ngapain pakai nongol segala -_-

“Ngapain lo?” Ketus Alyssa

“ Waduuhh jutek amat sih? Kenapa? Ada masalah? Wohooooo I KNOW ! Ya ampun Alyssa pas gua denger tentang yang katanya lo ngrebut gebetan sahabatn lo sendiri tuh gua gak nyangka banget kalau lo kaya gitu, dan pas gua denger juga yang katanya lo ternyata pintar dengan dapat bocoran jawaban ujian itu gua sempet melongo.. Lo kok bisa ya berbuat kaya gitu? Gak malu apa?” –Nancy

Ini bocah mulutnya udah kaya kran bocor
Lama-lama gua lem juga nih mulut pake lem alteko biar gak bisa lepas sekalian!!
Gemes gua jadinya -_-
Ucap Alyssa di dalam hati.

“Hallo Alyssa?? Denger gak lo? malah bengong..kesambet ntar loh.. yeee goblok dasar ! Getok juga nih kepala ..” –Nancy

“Udah ngomongnya?” –Alyssa

“Hah? Apaan?”

“Gak ada apa-apa.. gua perasaan tadi denger ada yang ngomong tapi gak ada wujudnya kira-kira apa yah?” Ucap Alyssa pergi meninggalkan Nancy sendirian.

Anjir!! Gua dikacangin -_-


-***-


Diperpustakaan…
Terlihat Alyssa sangat lesu dan tak bersemangat bahkan ia sampai meletakan kepalanya diatas meja.

Pelajaran Alicia dimulai 30 menit lagi..
Hari ini pasti ada kuis dadakan lagi. Trus gua belom sempet baca semua materinya..
Huff males banget gua beranjak dari sinih, laper..ngantuk.. kepala gua berasa panasss….

NYUSS~

Tiba-tiba Alyssa merasakan ada sentuhan dingin yang mendarat mulus tepat diipinya.

Ahh adem..enaknya..
Ehh! Adem!

Ketika Alyssa membuka matanya, terlihat Lydia sedang menempelkan minuman kaleng di ipinya dan dibelakang Alyssa sosok Jayden berdiri. Langsung Alyssa duduk dengan tegap.

“Nih minum dulu biar kepala lu gak panas ^^” Ucap Lydia duduk disamping Alyssa lalu Jayden duduk didepan Alyssa.

“Thanks dan.. tau dari mana kalau kepala gua lagi panas?” -Alyssa

“Tau dong.. jelas banget tuh kepala lo keluar asepnya..” –Lydia

“Njirr.. -_-“

“Hahaha bercanda.. maksudnya biar lo seger dan gak lemes gitu..”

Alyssa lalu memandang kearah Jayden,dan ternyata Jayden juga dari tadi sedang memandang tajam kearah Alyssa sambil tangan kanan memangku dagunya.

“Apa lihat-lihat?! “ Ketusnya Alyssa

“Nggak.. gua cuma lagi mengagumi ciptaan Tuhan” Jawab Jayden dengan santai dan jujur.

Modus

Lydia yang duduk disebelah Alyssa hanya tersenyum lirih.

“Kalau mau ketawa gak usah diumpet-umpet begitu.. trus kenapa cuman Alyssa doang yang dikasih minuman dingin? Gua enggak gitu? Jahat -_-“ –Jayden

“Hahaha sorry sorry gua lupa… lo mau minum apa? Air putih, Aqua apa Milshake?”

“Njirr .. itu tas apa alfamart?”

“Ya ellah gua kan tadi habis dari kantin dan kebetulan kan kita mau ketemu Alyssa disini jadi gua beli beberapa minuman gitu..” –Lydia

“Ohh… kirain lo lagi jualan. Kalau gitu gua mau Milshake aja yah. Enggak usah repot-repot “ –Jayden

“Halah gak usah sungkan-sungkan sama gua, kaya ama siapa aja. Air putih aja yah ^^” –Lydia

Njirr.. gua mintanya milkshake malah dikasih air putih
Kalau tau begini, ngapain dia tadi nawarin?
Kamvret! -_-
Ucap Jayden didalam hati

“Iya deh gak papa kalau maksa -_-“ Dengan muka bête

“Nih.. silahkan diminum ^^” –Lydia sambil meletakkan botol berisi air putih didepan Jayden

“Lydia.. lo udah bawa air putih kenapa lo tadi beli aqua? Sama-sama air putih kan? Cuman beda merek aja tapi isinya sama aja bening..”

“Gak usah protes.. suka-suka gua mau beli apa kok lo yang protes sih? Ya udah sinih balikin minuman gua!”

Lydia pun mengambil kembali botol berisi air putih tersebut.

“Lah koh diambil lagi?”

“Bawel sih lu -_- ..”

“Diih gitu aja ngambek.. lagi pms yah?”

“Udah udah kalian ini kenapa sih? Kaya anak kecil aja deh “ Uca Alyssa

“Nah Alyssa karena kebetulan lo ngomong.. gua ada pertanyaan penting..”-Jayden

“Apa?”

“Lo beneran jadian sama Albern?”

“Lo percaya?”

“Hmmm setengah iya setengah enggak sih? Trus yang gossip lembar jawaban ujian itu? Beneran? Lo dapat dari mana?”

“Lo lama-lama udah akya wartawan yah?”

“Jayden udah deh gak usah bahas itu sekarang.. Lo percaya aja sih sama yang begituan belum tentu itu bener..” Kata Lydia

“Abisnya Sea yang ngomong begitu..”

“Sea didengerin..mungkin dia salah paham lagian gua tau betul kalau Alyssa itu gak bohong dan gak nglakuin kaya gitu..Lo kan udah temenan sama dia sejak smp masa lo gak tau Alyssa orangnya kaya apa sih?” –Lydia

“Iya juga sih “
 
Entah kesambet setan apa, Alyssa tiba-tiba ngomong aneh.

“Gua sayang kalian ..” Kata Alyssa dengan sedikit tersenyum

Jyden dan Lydia yang lagi debat itu pun mendadak berhenti lalu menoleh kearah Alyssa

“Kenapa?” –Alyssa

“Lyss sehat? “Kata Lydia

“Lo kasih minum apaan? Kok dia jadi ngomong aneh begini? “ Ucap Jayden ke Lydia sambil memegang jidat Alyssa

“Njir gua gak kasih apa-apa kedalam minuman itu..cuman minuman biasa kok..” Jawab Lydia

“Apaan sih kalian…gua serius tau!” Ucap Alyssa menyingkirkan tangan Jayden.

Lydia dan Jayden lalu tersenyum geli melihat ekspresi Alyssa yang lucu itu.
Alyssa hanya diam saja menikmati minuman dingin yang diberi oleh Lydia tadi. Fress Apple adalah minuman favorite Alyssa. Gau tau kenapa setiap Alyssa minum itu rasanya seger banget dan tenang bagaikan masuk kedalam kolam.


-SKIP-


Keesokan harinya..
Alyssa mencoba mencari keberadaan Sea. Entah kenapa ia begitu sangat merindukan sosok Sea. Selama ini ia tida menegor sahabatnya karena kepribadian ganda nya yang sedang menguasai Sea.
Alyssa berusaha mengajak Sea berbicara tapi Sea selalu saja diam. Sehingga Alyssa bertekad untuk berbicara sama Sea pas istirahat.

Ting ..tong..ting..tong..

Gua harus bisa menjelaskan apa yang terjadi sebelum persahabatn kami rusak dan benar-benar putus. Semangat!
Ucap Alyssa didalam hati

Ketika Alyssa menemukan Sea,tiba-tiba Sea pun langsung pergi ntah kemana dan Alyssa pun kehilangan jejaknya. Alyssa mencari kesemua tempat yang sering di tongkrongi Sea pada saat Sea sedih namun tidak ada.
Alyssa pun mencari di kantin karena Sea sangat suka makan. Namun tidak ketemu juga. Alyssa pun putus asa mencari Sea. Waktu untuk mencari Sea pun menipis karena jam pelajaran berikutnya akan segera dimulai. Tapi karena saat istirahat Sea tidak ditemukan juga, Alyssa pun menundanya menjadi jam pulang saja.
Tapi.. malah Albern yang muncul.

“Alyssa..”

Albern berjalan mendekati kearah Alyssa

“Ada apa?”

“Lo ada waktu gak? Gua mau ngomong sebentar nih?”

Alyssa melirik ke jam tangannya

“Ada..1 menit..”

“Njir.. apaan masa satu menit ya mana cukup?”

“Ya udah buruan ngomong..”

“Sorry yah.. gara-gara gua, hubungan lo sama Sea jadi gak baik dan malah saling musuhan..”

“Gua gak pernah anggap Sea musuh gua.. “

“Iya gua tau… “

“Albern… gua punya permintaan”

“Hah? Apa?”

“Tolong jaga jarak sejauh mungkin dari gua..”

“Hah?? Kenapa?” Kejutnya Albern

“Gua gak mau kehilangan Sea lebih dari ini. Dan kalau bisa lo jaga jarak bicara sama gua ya.. please..ini demi Sea.. Sea sekarang sedang dikuasai oleh kepribadian gandanya dan lo gak mau kan kalau Sea sampai kenapa-kenapa? “

Albern hanya diam bingung 1000 bingung

“Dan… tolong jaga Sea ..^^ “Alyssa memberikan senyuman manisnya untuk yang terakhir kalinya.

Meskipun dia cuman kasih senyuman palsunya itu, tapi tetap aja dia cantiknya luar binasa..eh salah! Luar biasa.
Kalau kaya gini, mana mungkin gua bisa jaga jarak?
Helehh.. gua musti gimana? Ini kah gara-gara gua mereka berdua jadi saling menjauh hmm andaikan waktu itu bisa berputar kembali gua gak akan mengatakan perasaan gua.. setidaknya andaikan gua punya kalung yang kaya Hermione yang diberikan oleh Albus Dumbledore pasti kejadiannya gak bakal kaya gini.
Kok gua malah jadi menghayal gini sih -_-
Ucap Albern didalam hati.


-***-


Setelah jam kampus berakhir.
Alyssa kembali mencari sosok Sea.

Sea..lo dimana sih? Gua kangen sama lo, gua pengen kaya dulu.. pas lu bikin gua seneng kalau gua sedih. Lu nasihatin gua kalau gua salah jalan, lu selalu bawa keceriaan. Gua nggak bisa bayangin hidup tanpa ada keceriaan dari lu. Sea gua mau balik kaya dulu ..

Saat Alyssa sibuk dengan pikirannya, dia melihat Sea sedang berdiri dipanggir jalan depan kampus. Alyssa seketika itu langsung senang dan lari menghampiri Sea.

“Sea.. gua nyariin lo kemana-kemana dan ternyata lo ada disini..” Ucap Alyssa senang dan sekaligus lega

“Ngapain lo nyariin gua? Mau jelasin soal waktu itu? Gua gak butuh penjelasan dari lo! Dan terserah gua mau kemana, emangnya lu emak gua sampai-sampai gua harus lapor dulu sama lu.. toh lu bukan siapa-siapa gua!!”

Sea pun meninggalkan Alyssa yang syok karena Sea yang dia kenal sudah berubah… dia sedang berurusan sama kerpibadian gandanya. Dengan rasa takut akan benar-benar kehilangan sahabatnya, Alyssa mengejar Sea dan memegang tangan Sea dengan erat sehingga Sea tidak bisa menghindari Alyssa.

“Sea tunggu-tunggu denger dulu penjelasan gua.. gua juga nggak tau kenapa Albern bisa nembak gua.. please lu percaya sama gua.. T.T “

Sea pun mendorong Alyssa begitu keras sehingga Alyssa terjatuh ke tanah..

“Gua udah bilang gua nggak butuh penjelasan lo!! Peduli amat gua sama penjelsan lo! Heh gua tau lu pinter dan cantik di kampus ini, tapi bukan berarti lu rebut gebetan sahabtan lu sendiri!!.. Lo tau kan kalau gua suka sama dia, gua berusaha deketin dia tapi apa? Lu malah rebut dia dari gua.. sahabat macam apa itu?!”

Alyssa pun tambah sedih mengetahui bahwa orang yang berada didepannya itu bukan lah sahabat yang penuh keceriaannya, namun orang yang penuh amarah, dendam, berkata kasar ya okoknya beda dengan Sea yang selama ini Alyssa kenal.

“Tapi yang waktu itu lo liat, itu enggak seperti yang lo..”

Sea memotong penjelasan Alyssa

“Jadi lu anggap gua buta?!.. Padahal gua liat dan denger pembicaraan kalian dari awal dan akhir..”

“Bu.. bukan begitu.. i-itu..”

“Kenapa jawaban lu gugup? Berarti lu boong kan? Jadi nggak usah jelasin lagi ke gua kecuali lu memutar balikan fakta, padahal mah sebenarnya lu juga suka kan sama Albern dan ngejar-ngejar Albern di belakang gua? Terus apa lagi yang lo jelasin ke gua?! Mau jelasin jodoh Albern itu lu gitu??!” Kata Sea dan Alyssa pun kaget dari mana dia tau kalau jodoh dimasa depan Albern adalah Alyssa.

“Liat ekspresi lu yang diam kayak gitu..gua yakin kalau omongan gua bener, Alyssa lo gak bisa boong dari gua, gua tau semuanya dari lu cerita ke yang lain kalau dimata Albern  itu ada lu dll.. hemm gua nggak nyangka kalau gua punya temen bermuka dua kayak lu, di depan orang-orang sok jadi artis dan orang pinter padahal mah dibelakang memakai cara curang.. ternyata gossip itu bener, kalau lu enggak sepinter yang gua bayangin!!”

Alyssa sangat bingung kenapa Sea bisa tau secepat itu mengenai gossip tersebut

“Gosip? Gosip yang mana dan dari mana lu tau?”

“Udah pinter nipu, sekarang sok-sokan jadi anak polos..ingat Alyssa gua bukan sahabat lu lagi, GUA NYESEL PERNAH JADI SAHABAT LU !!!”
Sea pun meninggalkan Alyssa namun Alyssa lagi-lagi mencegah Sea

“Sea tunggu..tunggu..”

“Apa lagi sih! Gua kan udah ngomong gua bukan sahabat lo lagi jadi lo gak usah panggil-panggil nama gua lagi ataupun sentuh-sentuh gua lagi !!”

“Ok ok ok… gua ngerti Sea sekarang gua musti gimana biar lo bisa maafin gua dan gua harus nglakuin apa biar lo bisa percaya sama gua?”

“Lo mau tau apa yang gua mau? “ Sea mendekat ke wajah Alyssa

“JAUHI ALBERN, JAUHI GUA, DAN LO PERGI DARI SINI DAN JANGAN MUNCUL LAGI DIDEPAN GUA!! NGERTI!!” Bentak Sea sampai membuat Alyssa tak bisa berkutik sedikitpun.

Kali ini Sea benar-benar memutuskan tali persahabat itu dan benar-benar pergi meninggalkan Alyssa yang tengah bengong tak percaya kalau Sea akan mengucapkan kata-kata seperti itu. Namun secara bersamaan, Alyssa gak sengaja melihat Nancy yang sedang menyetir mobil melaju sangat kencang kearah Sea yang saat itu Sea sedang menyebrang.


Gila tuh cewe! Kenceng banget bawa mobilnya?
Sea.. dia mau nabrak Sea..

Sekejap Alyssa langsung sadar kalau Nancy sengaja melaju kearah Sea dan akan menabrak Sea.
Alyssa lalu berlari dengan cepat mengejar Sea. Setelah Sea berhasil terkejar, Alyssa langsung menarik Sea kepinggir dan menukar posisi Sea dengan dirinya.

Tersadar bahwa yang akan tertabrak si Alyssa, Nancy langsung membunyikan klaksonnya dan mengerem mendadak

TINNNN …TINNNNN!!!!..

Tapi semuanya sudah terlambat..

BRAAAKKKKK!!!!!!!


.

.

.

Satu kata yang ku harapkan dari lubuk hatiku adalah, Tuhan Bukakan mata dan pintu hatinya Sea..
Kembalikan sosok Sea yang dulu , seseorang yang ceria dan penuh dengan tawa.
Kembalikan dia dan tukarkan dengan penglihatanku ini. Aku sama sekali tidak menginginkan penglihatan takdir ini sama sekali …

BRAAKKKKKKK !!!!




Bersambung..


✿ Terimakasih, Sudah Baca Postinganku "Iska Chan" ✿

0 komentar:

 

Iska Fanfiction Template by Ipietoon Re-Design By Iska Chan